Berkelip-kelip kunang mencari cahaya bulan yang sangat indah,
Tanpa berputus asa meneruskan usahanya,
Sehinggalah satu malam tiada cahaya bulan yang menyuluh,
Tetapi si kunang tetap kuat kan semangatnya.
Hari semakin larut malam kegelapan menyeliputi diri nya,
Hari semakin mendung dan merintik air hujan membasahi dirinya,
Tiada juga cahaya bulan yang menyuluh dirinya,
Si kunang sangat sedih mengenangkan nasib hidupnya.
Pada malam itu si kunang tidak mendapat cahaya,
Sangat lemah badan nya,
Sangat sedih hati nya,
Si kunang tetap tabah menghadapinya.
Tidak lah putus asa si kunang pada keesokan harinya mencari,
Sinaran bulan yang menguatkan diri,
Mendayu-dayu si kunang memanggil sinaran mentari,
Dengan hati yang nurani......
Selasa, 2 Ogos 2011
Si kunang yang tidak berputus asa
Dicatat oleh Fakhrol Radzi di 3:23 PG
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)




0 ulasan:
Catat Ulasan